I’M NOTHING

About Me

Nothing but everything

Kerah Ledrek memulai blogging sejak tahun 2011 hingga sekarang. Kegiatan ini hanya merupakan sebuah hobi. Harapan penulis mudah-mudahan blog sederhana ini bisa bermanfa'at bagi siapapun yang pernah nyasar ke situsnya.

Salam Blogger

Kerah Ledrek Blogger

My Blog

MY BEST WORKS
Sekilas Review Tentang Zoom Cloud Meeting

Istilah “video conference” mungkin sudah tak asing lagi di telinga kita. Ya, saat ini, berbagai instansi yang terpaksa melakukan kegiatan mereka dari rumah seringkali menggunakan video conference untuk tetap terhubung dengan rekan atau anggota lain. Ada berbagai media yang digunakan untuk melaksanakan meeting atau video conference, salah satunya adalah Zoom Meeting.

Mungkin kamu sudah mulai merasakan bahwa Work from Home alias WFH tak lagi menjadi kebiasaan, melainkan sudah menjadi budaya bagi mereka yang cukup beruntung mendapatkan kesempatan ini. Meski tak semua orang dapat merasakan WFH akibat dampak COVID-19, namun setidaknya sejak 12 April 2020 sudah lebih dari 3,7 ribu perusahaan di Ibukota ikut menerapkan WFH.

Lantas, apa sih Zoom Meeting yang sering digunakan oleh perusahaan untuk tetap memonitor karyawan mereka saat melakukan WFH? Simak artikelnya berikut ini.

Aplikasi Zoom
Zoom adalah aplikasi buatan miliarder, Eric Yuan, yang dirilis pada Januari 2013. Selain aplikasi, Zoom juga dapat diakses melalui website, baik untuk OS Mac, Windows, Linux, iOS, dan Android. Ketika mendaftarkan diri, kamu berada di jenis akun Basic yang memiliki beberapa keuntungan, seperti:
  • Dapat melakukan meeting hingga 100 partisipan (Versi Gratis)
  • Gratis 40 menit video conference untuk rapat kelompok, kamu dapat mengulang lagi jika durasi sudah habis
  • Kualitas suara dan gambar HD
  • Screen-sharing
  • Akses ke virtual background
  • Menjadwalkan hingga merekam keseluruhan meeting
  • Membagi partisipan menjadi beberapa “ruangan” dengan fitur Breakout Rooms
  • Jika kamu membutuhkan ruang rapat virtual untuk lebih dari 40 menit atau lebih dari 100 partisipan, kamu bisa menggunakan akun Pro, Business, atau Enterprise dengan harga mulai dari US$14,99 atau sekitar Rp200 ribuan per bulan.

Cara Mendaftar Zoom
Agar dapat menggunakan Zoom, kamu hanya perlu mendaftarkan diri secara gratis, baik melalui aplikasi di HP atau website, berikut caranya:

Di website / PC:
1. Kunjungi zoom.us, lalu klik tombol Sign Up

2. Isi kolom email dengan email aktifmu, lalu cek email dari Zoom di kotak masukmu.
3. Klik ”Activate Account” hingga kamu kembali diarahkan ke browser untuk membuat password baru. Selamat, akunmu sudah aktif!

4. Jika sudah memunyai akun, kamu bisa memilih Sign In, lalu memasukkan email dan password yang kamu gunakan untuk mendaftar Zoom Meeting.

Di HP :
  1. Buka aplikasi Zoom, lalu klik Sign Up.
  2. Masukkan alamat email, nama depan, dan nama belakang yang ingin kamu tampilkan bagi pengguna lain. Jangan lupa untuk mencentang persetujuan Terms of Service. Setelah itu, klik Sign Up.
  3. Zoom akan mengirimkan email ke alamat email yang kamu gunakan.
  4. Klik “Activate Account” di email yang masuk dari Zoom.
  5. Lalu kamu akan diminta untuk menentukan password untuk akun Zoom milikmu. Selesai.
  6. Jika sudah punya akun, kamu bisa memilih Sign In, lalu memasukkan email dan password yang kamu gunakan untuk mendaftar Zoom Meeting.
Namun, tak hanya kendala pada layar yang kecil, mengakses Zoom Meeting melalui HP juga mempunyai kekurangan lain, misalnya kamu tak bisa mengganti foto profil. Ya, penggantian foto profil dan mengedit nama yang hanya terdiri dari satu kata hanya bisa dilakukan mealui laptop/komputer.

Jika kamu menggunakan laptop/komputer, pastikan juga kamu menginstal aplikasinya, ya. Sebab, ada sedikit perbedaan ketika menggunakan Zoom di browser dengan aplikasi, yaitu kamu bisa mengubah tampilan virtual background melalui aplikasi. Mengapa hal ini penting?

Jika ruangan yang kamu gunakan sedang dalam keadaan berantakan atau kurang pantas ditampilkan saat meeting, kamu bisa mengubah latar ruangan menjadi gambar yang bisa kamu pilih sendiri. Aplikasi Zoom menyediakan tiga background default yang bisa kamu pakai, tapi kamu juga bisa menyertakan gambar lain dengan rasio 16:9 dengan maksimal ukuran 5 MB.

Agar tidak bingung, kamu harus tau bahwa ada beberapa layanan yang ditawarkan oleh Zoom, yaitu:
  • Zoom Meeting
  • Zoom Webinar
  • Zoom Room
  • Zoom Phone dan Chats
  • Aplikasi Marketplace
Namun, untuk melakukan video conference bersama rekan atau karyawan kantor, perusahaan lebih sering menggunakan Zoom Meeting. Sebab, sama seperti layanan Zoom lainnya, Zoom Meeting dapat diakses dari mana pun. Selain itu, kelengkapan fitur yang disediakan Zoom Meeting juga sudah cukup memadai untuk melakukan diskusi atau rapat secara online.

Nah, jangan sampai kamu salah membedakan, Zoom Meeting berbeda dengan Zoom Room, ya. Jika di Zoom Meeting kamu hanya memerlukan laptop dengan kamera dan mikrofon, Zoom Room memerlukan alat yang lebih lengkap lagi. Pasalnya, Zoom Room ditujukan untuk melakukan rapat yang memerlukan baik video call maupun tatap muka sehingga kamu memerlukan alat tertentu untuk menggunakan Zoom Room. Sederhananya, Zoom Room dapat mengubah rapat dari dua ruangan berbeda seakan-akan berada di satu ruangan yang sama.

Cara Menggunakan Zoom Meeting
Setelah mengetahui perbedaan Zoom Meeting dengan layanan lainnya, mari ketahui cara mengakses layanan yang satu ini.
  1. Kamera, baik yang sudah tertanam di perangkat pintar atau webcam terpisah. Biasanya, komputer, laptop, atau HP modern sudah mempunyai kamera yang cukup mumpuni untuk mengakses Zoom.
  2. Mikrofon atau mic. Sama seperti kamera, biasanya mic juga sudah tertanam di perangkat pintar. Kamu bisa mengetes suaramu melalui pengaturan audio di aplikasi. Jika output dan input suara bermasalah, sebaiknya kamu menggunakan mic atau headset terpisah.
  3. Koneksi internet. Tentu saja, untuk menghubungkanmu dengan rekan kerja melalui video call, kamu memerlukan koneksi internet yang cepat dan stabil.
  4. Aplikasi Zoom. Baik di HP, laptop, atau komputer, sebaiknya kamu menginstal aplikasi Zoom ketimbang mengaksesnya melalui browser.
Jika kamu adalah Host yang berperan untuk membuat ruang di Zoom Meeting, sebaiknya kamu menggunakan laptop atau komputer karena lebih mudah digunakan. Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Buka aplikasi Zoom, lalu klik “Start” seperti pada gambar
2. Klik “Invite Others”. Kamu bisa mengundang peserta melalui email atau menyalin link yang tertera.
3. Tunggu hingga semua peserta masuk ke ruang meeting. Jika diperlukan, kunci ruang meeting dengan memberi tanda centang pada pilihan “Lock Meeting” di menu Security seperti pada gambar
4. Jika perlu, kamu juga bisa merekam meeting yang sedang berlangsung dengan mengklik menu Record seperti pada gambar. Nantinya, data yang terekam akan diubah menjadi format .mp4
5. Mengingat kamu adalah Host, jika meeting telah berakhir, kamu bisa memilih untuk mengakhiri meeting untuk semua atau meninggalkan meeting dengan mengklik “End Meeting” di sebelah kanan bawah. Lalu pilih sesuai kebutuhanmu.
6. Jangan lupa untuk selalu memperbarui aplikasi Zoom Meeting agar kamu terhindar dari virus atau hacking, ya!

Tips Menjaga Keamanan Zoom Meeting
Sejak akhir Maret 2020, para pengguna Zoom dikejutkan oleh kabar bahwa data mereka bocor dan berhasil dicuri oleh para hacker tak bertanggung jawab. Tak lama setelahnya, beberapa pengguna Zoom mengalami interupsi saat melakukan video conference alias “Zoombombing“. Tak sedikit yang akhirnya berhenti menggunakan Zoom. Namun, tak sedikit pula pengguna yang mau tidak mau tetap menggunakan aplikasi ini karena kemudahan dan efektivitasnya. Lagipula, kantor sudah membayar sewa untuk akun premium, alasannya.

Jika kamu adalah salah satu dari para pengguna yang (mau tidak mau) masih menggunakan Zoom, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menghindari peretasan:

Untuk pengguna:
  • Selalu perbarui aplikasi Zoom, baik di PC maupun HP.
  • Jangan samakan password Zoom dengan password untuk akun lain.
  • Gunakan antivirus berbayar untuk komputer (rekomendasi: BitFender Total Security di Tokopedia).
  • Perhatikan baik-baik website resmi Zoom, yaitu “zoom.us“. Jangan mengunduh aplikasi dari website zoom selain “zoom.us”.
  • Jangan nyalakan kamera atau mikrofon jika tidak diperlukan.
  • Pastikan kamu tidak menunjukkan informasi mengenai lokasimu saat mengikuti meeting. Jika perlu, kamu bisa menggunakan fitur Virtual Background.
Untuk host:
  • Selalu aktifkan password saat meeting.
  • Aktifkan “Waiting Room” setelah mengatur jadwal meeting.
  • Matikan fitur “Remote Control” dan “Remote Support” di pengaturan akun.
  • Nonaktifkan Screen Sharing untuk peserta jika tidak diperlukan
Bangi yang memerlukan tutorial lewat video silahkan simak di bawah ini :

Perbedaan Zoom Cloud Meeting dengan Google Meet :
1. Ukuran rapat atau konferensi video dan kebutuhannya
Google Meet diklaim lebih cocok untuk rapat cepat sementara Zoom lebih ditujukan bagi rapat berukuran besar. Google Meet mendukung jumlah peserta higga 250 sementara Zoom hinga 500 peserta.
Meskipun proses untuk pembuatan ruang meeting sama-sama mudah namun melihat seluruh kelengkapan fitur dan kapasitasnya maka keduanya punya perbedaan dalam jenis rapat atau konferensi video yang akan digelar.

2. Antarmuka yang mudah ditemukan dan sederhana
Google Meet punya tampilan antarmuka yang agak berantakan dibandingkan Zoom. Pengguna awam yang baru pertama kali menggunakan mungkin akan bingung menemukan fitur di antarmuka Google Meet terutama di smartphone dengan ukuran layar yag lebih kecil.
Berbeda dari Zoom yang punya antarmuka sederhana sehingga dengan sedikit panduan sudah bisa mengingat lokasi setiap fitur. Makanya tidak heran apabila pengguna Zoom seperti sudah betah dengan aplikasi ini dan beranggapan aplikasi lain sulit dimengerti.

3. Durasi dan kemampuan merekam
Menyoal durasi, Google Meet menyediakan sesi konferenci video hingga 60 menit sementara Zoom hanya 40 menit dan perlu dicatat bahwa kemampuan ini tersedia di versi atau periode gratis. Di versi berbayar fitur ini bisa lebih lama.
Hal yang sama juga berlaku di kemampuan merekam. Saat ini Google Meet disediakan gratis hingga bulan September. Semau fitur termasuk kemampuan mereka video atau audio sesi konferensi video tersedia gratis namun aslinya berbayar untuk yang berlangganan G Suite.
Berbeda dari Zoom di versi gratis yang tetap menyediakan fitur merekam dalam bentuk video maupun audio dan bisa disimpan langsung di perangkat PC atau smartphone yang digunakan.

4. Perbedaan harga berlangganan
Pada akhirnya saat sudah sangat nyaman dengan aplikasi yang digunakan maka Anda mungkin mempertimbangkan untuk mengambil layanan berlangganan mengingat pandemi Covid-19 seperti masih belum mereda.
Google Meet lewat layanan berlangganan G Suite menawarkan biaya bulanan paling murah yaitu USD10 atau kisaran RP143.550 per bulan untuk setiap pengguna aktif. Paket ini sedang gratis hingga tanggal 30 September 2020 jadi semua akses fitur mendalam masih bisa digunakan.
Zoom sendiri menyediakan biaya langgan bulanan paling murah USD16 atau kisaran Rp229.680 per bulan. Harganya memang lebih mahal namun di versi gratis saat ini banyak fitur yang sudah bisa diakses dan lebih lengkap dibandingkan Google Meet.

Kesimpulan
Mengelola video conference Zoom Meeting tidak sesulit itu, ‘kan? Ingat, ketika melaksanakan Work From Home (WFH), jangan sampai kamu terlalu tertekan hingga hasil pekerjaanmu tidak berkualitas. Mungkin, kamu bisa mulai mencari pekerjaan freelance dari rumah agar tidak suntuk.
Tapi, bagi kamu yang tidak menggunakan video conference untuk melakukan WFH, ada beberapa kegiatan lain yang bisa kamu lakukan saat melaksanakan isolasi mandiri, misalnya dengan membuat video kegiatan isolasi mandiri atau coba membuat blog untuk portofoliomu. Semangat!

Refferensi :



Mengenal E-learning

A. DEFINISI E-LEARNING
Banyak pakar yang menguraikan definisi E-Learning dari sudut pandang yang berbeda. Secara garis besar banyak orang mengatakan E-Learning adalah sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar.

Beberapa pakar menguraikan definisi E-Learning sebagai berikut:
  • E-Learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain (Hartley, 2001).
  • E-Learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer, maupun komputer standalone (LearnFrame.Com, 2001)
Koran dalam Rusman (2013:316) menyatakan bahwa e-Learning adalah pembelajaran yang menggunakan peratalatan elektronik jaringan (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan materi pembelajaran, interaksi, maupun bimbingan. Sedangkan LearnFrame.Com dalam Glossary of eLearning Terms [Glossary, 2001] mengungkapkan bahwa eLearning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media Internet, jaringan komputer, maupun komputer standalone. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa e-Learning merupakan suatu kegiatan belajar mengajar yang memanfaatkan perangkat elektronik sebagai media pendukung prosesnya.

E-learning dalam arti luas bisa mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar sendiri). 

B. KARAKTERISTIK E-LEARNING
Berikut ini adalah karakteristik e-Learning yang dikemukakan oleh Riyana (2007) :
  • Daya tangkap siswa terhadap materi pembelajaran tidak tergantung kepada instruktur/guru, karena siswa mengkonstruk sendiri ilmu pengetahuannya melalui bahan-bahan ajar yang disampaikan melalui interface situs web;
  • Sumber ilmu pengetahuan tersebar di mana-mana serta dapat diakses dengan mudah oleh setiap orang. Hal ini dikarenakan sifat media Internet yang mengglobal dan bisa diakses oleh siapapun yang terkoneksi ke dalamnya;
  • Pengajar/lembaga pendidikan berfungsi sebagai mediator/pembimbing;
  • Diperlukan sebuah restrukturisasi terhadap kebijakan sistem pendidikan, kurikulum dan manajemen yang dapat mendukung pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pendidikan secara optimal.
  • Empat karakteristik di atas merupakan hal yang membedakan e-learning dari kegiatan pembelajaran secara konvensional. Dalam e-learning, daya tangkap peserta didik terhadap materi pembelajaran tidak lagi tergantung kepada instruktur/pengajar, karena peserta didik membangun sendiri ilmu pengetahuannya melalui bahan-bahan ajar yang disampaikan melalui aplikasi e-learning. Dalam e-learning pula, sumber ilmu pengetahuan tersebar di mana-mana serta dapat diakses dengan mudah oleh setiap orang.
C. MODEL-MODEL E-LEARNING
1. Web-Based Learning (Pembelajaran Berbasis Web)
Pembelajaran berbasis web merupakan “sistem pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan antarmuka web”. Dalam pembelajaran berbasis web, peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran secara online melalui sebuah situs web. Merekapun bisa saling berkomunikasi dengan rekan-rekan atau pengajar melalui fasilitas yang disediakan oleh situs web tersebut.
2. Computer-Based Learning (Pembelajaran Berbasis Komputer)
Secara sederhana, pembelajaran berbasis komputer bisa didefinisikan sebagai kegiatan pembelajaran mandiri yang bisa dilakukan oleh peserta didik dengan menggunakan sebuah sistem komputer. Rusman (2009: 49) mengemukakan bahwa pembelajaran berbasis komputer merupakan “… program pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan software komputer yang berisi tentang judul, tujuan, materi pembelajaran dan evaluasi pembelajaran.”
3. Virtual Education (Pendidikan Virtual)
Berdasarkan definisi dari Kurbel (2001), istilah pendidikan virtual merujuk  kepada suatu kegiatan pembelajaran yang terjadi di sebuah lingkungan belajar yang mana pengajar dan peserta didik terpisah oleh jarak dan/atau waktu. Pihak pengajar menyediakan materi-materi pembelajaran melalui penggunaan beberapa metode seperti aplikasi LMS, bahan-bahan multimedia, pemanfaatan internet, atau konferensi video. Peserta didik menerima mater-materi pembelajaran tersebut dan berkomunikasi dengan pengajarnya dengan memanfaatkan teknologi yang sama.
4. Digital Collaboration (Kolaborasi Digital)
Kolaborasi digital adalah suatu kegiatan di mana para peserta didik yang berasal dari kelompok yang berbeda (kelas, sekolah atau bahkan negara bekerja) bersama-sama dalam sebuah proyek/tugas, sambil berbagi ide dan informasi dengan seoptimal mungkin memanfaatkan teknologi internet.

CONTOH-CONTOH APLIKASI ELEARNING :
1. Zoom
Aplikasi ini menjadi salah satu aplikasi favorit untuk mempermudah kegiatan belajar mengajak. Zoom merupakan aplikasi video conference untuk melakukan koordinasi. Aplikasi ini memudahkan anak untuk melakukan diskusi dengan temannya. Hal memungkinkan melakukan kerjasama jika ditugaskan oleh guru untuk melakukan kerja kelompok.
Aplikasi ini memiliki keunggulan seperti bisa menampung hingga 100 orang peserta dalam 1 sesi video. Selain itu, ada fitur sharing screen yang bisa memudahkan semua peserta dalam video tersebut saling melihat layar yang dibagikan oleh salah satu peserta. Hanya saja, kekurangan aplikasi ini ialah durasi maksimal untuk satu kali melakukan video conference ialah 40 menit dalam sekali sesi.

2. Google Meet
Google Meet adalah produk dari Google yang merupakan layanan komunikasi video yang dikembangkan oleh Google. Aplikasi ini adalah salah satu dari 2 aplikasi yang merupakan versi baru dari versi terdahulunya yaitu Google Hangouts dan Google Chat. Pihak Google sendiri telah menghentikan versi klasik Google Hangouts pada Oktober 2019 silam.

3. Google Classroom
Mesin pencari nomor 1 di dunia ini bukan hanya menyediakan informasi saja, namun demikian untuk kegiatan pembelajaran jarak jauh, Google sudah menyediakan Google Classroom. Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis dan pastinya sangat efektif.
Aplikasi ini memudahkan guru untuk membuat kegiatan belajar jarak jauh menjadi efektif. Tidak seperti aplikasi Zoom, Google Classrom memungkinkan bagi guru untuk melakukan kegiatan belajar layaknya di kelas tanpa batas waktu maksimal. Biasanya, guru lebih senang menggunakan aplikasi ini karena sudah terintegrasi dengan layanan Google lainnya seperti Google Dokumen dan Google Drive.

4. Skype
Didirikan pada tahun 2003 dan berkantor pusat di Luksemburg, Skype adalah divisi dari Microsoft Corp. Skype adalah sebuah program komunikasi milik Microsoft yang dapat diunduh dan digunakan secara gratis. Karena dapat dijalankan di ponsel, PC, dan Alexa, program ini membantu kamu terhubung dengan orang-orang terdekat, baik keluarga maupun rekan kerja, di mana pun dan kapan pun. Walaupun gratis, Skype menawarkan beragam mode komunikasi, mulai dari berkirim pesan teks hingga melakukan panggilan suara dan video dengan jumlah peserta hingga 50 orang. Microsoft menawarkan fitur tambahan, seperti menghubungi telepon dan mengirim pesan singkat (SMS), dengan sedikit biaya tambahan.

6. Edmodo
Hampir sama dengan aplikasi sebelumnya. Edmodo aplikasi kelas virtual yang menghubungkan antara guru dengan murid. Guru bisa memberikan tugas tertulis kepada murid melalui aplikasi yang terhubung seperti Microsoft OneNote dan Microsoft Office.
Keunggulan aplikasi ini ialah, orang tua bisa menerima raport dalam bentuk digital yang akan dikirimkan oleh guru. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan progres perkembangan anak Anda saat belajar secara virtual di rumah. Ada rapor yang bisa diberikan dan pastinya komponen penilaiannya tidak jauh berbeda dengan rapor yang diterima pada umumnya.

7. Ruang guru

Aplikasi Ruangguru yang merupakan aplikasi bimbel online yang memiliki segudang fitur dan memudahkanmu dalam memahami materi-materi pelajaran. Aplikasi Ruangguru menyediakan berbagai materai lewat menonton video yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan kurikulum yang digunakan.
Dalam membantu program pemerintah dalam menangkal wabah Covid-19, Ruangguru juga menggelar Sekolah Online yang berupa aplikasi belajar tanpa bayar.

D. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN E-LEARNING
Manfaat pemanfaatan e-Learning dalam pembelajaran adalah sebagai berikut.
  • Fasilitas e-moderating, yakni guru dan siswa dapat saling berkomunikasi melalui internet tanpa dibatasi oleh jarak, ruang, dan waktu.
  • Guru dan siswa dapat menggunakan bahan ajar yang terstruktur dan terjadwal, sehingga keduanya bisa saling menilai sampai berapa jauh bahan ajar dipelajari.
  • Siswa dapat me-review bahan belajar setiap saat, karena bahan belajar tersebut berada di komputernya.
  • Tambahan informasi terkait dengan bahan yang dipelajari akan mudah didapatkan melalui internet.
  • Guru dan siswa dapat melakukan diskusi melaui internet dengan jumlah peserta yang banyak, sehingga diperoleh ilmu dan wawasan yang luas.
  • Peran siswa menjadi aktif dan mandiri.
Sedang kekurangan dari e-Learning meliputi:
  • Kurangnya interaksi antara siswa dengan guru atau sesame siswa. Sehingga dapat memperlambat terjadinya values dalam pembelajaran.
  • Proses pembelajaran cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan.
  • Berubahnya peran guru yang semula menguasai teknik pembelajarab konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang berbasis ICT (Information and Comunication Technology).
  • Siswa yang tidak memiliki motivasi belajar tinggi, cenderung gagal.
  • Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet atau jaringan.
  • Kurangnya tenaga yang mengetahui dan menguasai internet.
  • Kurangnya personil dalam hal penguasaan pemrograman komputer
E. KESIMPULAN
E-Learning merupakan sebuah bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan berupa website yang dapat diakses dengan jaringan internet di mana saja. E-learning merupakan dasar dan konsekekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan e-learning, peserta ajar (learner atau murid) tidak perlu duduk dengan manis di ruang kelas untuk menyimak setiap ucapan dari seorang guru secara langsung, semua bisa di akses melalui e-learning.
Definisi E-Learning adalah suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain, atau proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara sistematis dengan mengintegrasikan semua komponen pembelajaran, termasuk interaksi pembelajaran lintas ruang dan waktu, dengan kualitas yang terjamin.

Keuntungan Menggunakan E-learning diantaranya Fleksibel, Menghemat waktu proses belajar mengajar, Mengurangi biaya perjalanan, biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku-buku), Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas.

Fitur E-learning yaitu Konten yang relevan dengan tujuan belajar, Menggunakan metode instruksional seperti contoh dan praktek untuk membantu belajar, Menggunakan elemen media seperti kalimat dan gambar untuk mendistribusikan konten dan metode belajar, Pembelajaran dapat secara langsung dengan instruktur (synchronous) ataupun belajar secara individu (asynchronous), Membangun wawasan dan teknik baru yang dihubungkan dengan tujuan belajar.

Aspek Penting dalam E-learning yaitu menciptakan solusi belajar formal dan informal, menyediakan akses ke berbagai macam sumber pembelajaran baik itu konten ataupun manusia, mendukung sekelompok orang atau grup untuk belajar bersama, membawa pembelajaran kepada pelajar bukan pelajar ke pembelajaran.

Untuk lebih jelasnya mengenai e-learning dapat dilihat pada video di bawah ini :


Refferensi :
1. Liana Sri Ayu Wulandari
2. Angga Radian
3. CIVITAS UNS
4. Pembelajaran Elektronik (Wikipedia)
Membuat Digital Book Pedoman Kampung KB menggunakan 3D Pageflip Pro
Kampung KB merupakan salah satu kegiatan prioritas yang sesuai dengan instruksi Presiden RI, terutama sebagai bentuk investasi Program KB yang manfaatnya dapat secara langsung diterima oleh masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan langkah koordinasi lintas sektor, terutama dalam integrasi kegiatan yang akan dilaksanakan di Kampung KB.

Kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis untuk mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas Program KKBPK secara utuh di lini lapangan. Kampung KB merupakan salah satu bentuk/model miniatur pelaksanaan total Program KKBPK secara utuh yang melibatkan seluruh Bidang di lingkungan BKKBN dan bersinergi dengan Kementerian/Lembaga, mitra kerja, stakeholders instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah, serta dilaksanakan di tingkatan pemerintahan terendah (sesuai prasyarat penentuan lokasi kampung KB) di seluruh kabupaten dan kota.

Pembuatan Digital Book Pedoman Kampung KB diharapkan bisa mempermudah pemahaman sekaligus mempercantik tampilan buku tersebut. Sebelum kita membuat digital book tersebut yang dibutuhkan adalah :
1. Aplikasi 3D Pageflip Pro
2. Aplikasi 3D Pageflip Reader
2. File Buku yang akan dibuat digital book nya (bisa berupa file WORD, PPT ataupun PDF)

Berikut langkah-langkah pembuatan Digital Book nya :
1. Install Aplikasi 3D Pageflip Pro

2. Setelah terinstall, klik Create New dan pilih Magazine (disarankan) lalu klik OK

3. Klik Browse dan pilih file yang akan kita buat digital book nya, setelah itu import now dan tunggu sampai prosesnya selesai

4. Setelah proses converting selesai klik Publish

5. Disana ada pilihan apakah nanti di publish ke exe, html, zip dll. Pilih 3DP saja karena publish ke HTML berdasarkan pengalaman saya ditemukan masalah kompatibilitas flash player, lalu tunggu sampai proses publish nya selesai.

6. Secara default file digital book itu akan tersimpan di Folder : Documents\3d dengan nama file "index". File tersebut bisa di rename sesuai keinginan.



7. Untuk bisa membuka file digital book tersebut sobat harus menggunakan aplikasi "3d Pageflip Reader" yang sudah dijelaskan di atas.

Catatan :
a. Digital Book ini bisa sobat tambahkan audio ataupun video, untuk tutorial tersebut sudah saya jelaskan DISINI
b. Jika membutuhkan contoh file digital book yang sudah jadi silahkan download DISINI
c. Bagi yang membutuhkan tutorial video silahkan simak video di bawah ini :


Demikian proses pembuatan digital book pedoman Kampung KB, semoga bermanfaat, regards. 

Refferensi :
  1. Hudiana, (2020). Materi Perkuliahan Pertemuan Ke 11 Multimedia Pembelajaran
  2. Buku Elektronik (Wikipedia)
  3. Teknologi Buku (Wikipedia)
  4. Digitalisasi Informasi (Wikipedia)
PEMBUATAN DIGITAL BOOK


Buku elektronik (disingkat Buku-e atau ebook) atau buku digital adalah versi elektronik dari buku. Jika buku pada umumnya terdiri dari kumpulan kertas yang dapat berisikan teks atau gambar, maka buku elektronik berisikan informasi digital yang juga dapat berwujud teks atau gambar. Dewasa ini buku elektronik diminati karena ukurannya yang kecil bila dibandingkan dengan buku, dan juga umumnya memiliki fitur pencarian, sehingga kata-kata dalam buku elektronik dapat dengan cepat dicari dan ditemukan. Terdapat berbagai format buku elektronik yang populer, antara lain adalah teks polos, pdf, jpeg, doc lit dan html. Masing-masing format memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan juga bergantung dari alat yang digunakan untuk membaca buku elektronik tersebut.

Salah satu usaha untuk melestarikan literatur berbentuk buku yang banyak jumlahnya dan memerlukan biaya perawatan yang mahal adalah dengan melakukan transfer dari bentuk buku ke bentuk buku elektronik. Dalam hal ini akan banyak ruang dan juga upaya yang dihemat untuk merawat literatur-literatur tersebut.

Amazon Menjadi salah satu perusahaan yang mengembangkan Buku elektronik ini, mereka menggunakan buku elektronik semakin populer karena dapat dibaca kapan saja di mana saja dengan Kindle, salah satu tablet luncuran mereka. Buku elektronik dapat dibuka dengan berbagai macam software diantaranya Adobe Acrobat, Microsoft Word dan masih banyak lagi tergantung format yang dimiliki.

A.   PERSIAPAN UNTUK PEMBUATAN DIGITAL BOOK
Langkah – langkah persiapan untuk pembuatan digital book diantaranya:
1)    Teks Untuk Digital Book (Format Doc)
2)    Hasil Konversi ke Format PDF
3)    Gambar Untuk Haemodialisis
4)    Musik Untuk Backsound
5)    Video Untuk Digital Book
6)    Hasil Digital Book

Untuk lebih jelasnya silahkan simak video di bawah ini :

B.   CARA MENGKONVERSI DAN MENYATUKAN FILE MS WORDS MENJADI FORMAT PDF DENGAN BANTUAN SOFTWARE NITRO PDF
Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengkonversi dan menyatukan file ms words menjadi format pdf dengan bantuan software nitro pdf yaitu:
Pertama, siapkan file word yang akan dikonversi ke PDF dengan menggunakan program nitro pdf
Kedua, buka program nitro pdf yang telah terinstal pada komputer anda dengan cara mengarahkan kursor ke Icon Program Nitro Pro kemudian doble klik program tersebut
Ketiga,  pilih combine dan masukna file word yang akan di konversi ke format PDF dengan cara: Klik combine > Add File > Pilih file word yang akan dikonversi => Klik Open

Keempat, setelah dipilih filenya lalu klik create dan tunggu sampai proses konversi file selesai

Kelima, Jika telah selesai proses konversinya maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:

kemudian File tersebut diberi nama > klik Save, jika hasil convert dalam bentuk pdf  berada pada folder yang lain, maka segera pindahkan pada folder HASIL KONVERSI KE FORMAT PDF

Berikut ini saya lampirkan video tutorial cara mengkonversi dan menyatukan file ms words menjadi format pdf dengan bantuan software nitro pdf :

C. Pembuatan Digital Book Dengan Bantuan Software 3D Pageflip Pro
Berikut ini langkah langkah untuk pembuatan digital book dengan bantuan software 3D Pageflip Pro:
# Install software 3D PageFlip Pro dan masukkan serial key agar menjadi Full Version.
# Jalankan aplikasi 3D PageFlip Professional di desktop komputer. Maka akan muncul tampilan aplikasi 3D PageFlip sebagai berikut ini :
# Klik “Create New” dan pilih project tipe “Magazine” sehingga muncul tampilan sebagai berikut :
# Klik “Select Template” jika kita ingin mengubah template bahan ajar 3D yang akan dibuat.3Jika tidak ingin mengubah template maka langsung saja klik “OK”.
# Setelah klik “OK” maka muncul tampilan sebagai berikut :
# Klik “Browse” untuk mencari dan memilih file bahan ajar PDF yang ada dikomputer kita untuk diubah menjadi bahan ajar berbentuk 3D PageFlip. Lalu klik Open.
# Pilih “All Pages” dan Klik “Import Now” maka aplikasi akan memproses import bahan ajar tersebut masuk ke dalam aplikasi 3D PageFlip.
# Setelah mengklik “Import Now” maka muncul tanpilan sebagai berikut :
# Mempublish bahan ajar 3D PageFlip
  • Flash/HTML5 : jika menghendaki output publish berbentuk HTML5 dimana untuk membukanya menggunakan via browser misalnya mozilla.
  • ZIP : jika menghendaki output publish berbentuk ZIP secara lengkap
  • EXE : jika menghendaki output publish berbentuk EXE (flash) dimana dapat dibuka secara langsung tanpa melalui software.
  • 3DP : jika menghendaki output publish berbentuk 3DP dimana dapat dibuka di Android maupun window dengan menggunakan aplikasi “3D PageFlip Reader”.
  • To FTP Server : jika menghendaki output publish dimasukkan ke dalam website dengan FTP terintegrasi (memiliki domain)
  • Screen Saver : jika menghendaki output publish berbentuk Screen Saver
  • Email To : jika menghendaki output publish ZIP dikirimkan via email ke orang lain
Di sini saya akan mengambil “3DP”.

Untuk lebih jelasnya silahkan simak video di bawah ini :

Demikian semoga bermanfaat, regards.
Refferensi :
  1. Hudiana, (2020). Materi Perkuliahan Pertemuan Ke 11 Multimedia Pembelajaran
  2. Buku Elektronik (Wikipedia)
  3. Teknologi Buku (Wikipedia)
  4. Digitalisasi Informasi (Wikipedia)
  5. Railsacantik (Wordpress)

Contact Me

Get in touch