Tutorial Install Dropbear di VPS Debian – Ubuntu

Sekilas Dropbear
Dropbear merupakan perangkat lunak open source yang dibuat dan dipopulerkan oleh Matt Johnston serta didistribusikan dibawah lisensi MIT-style license. Dropbear di rancang sebagai alternatif pengganti OpenSSH dan bisa berjalan lebih ringan pada system server SSH di bandingkan dengan OpenSSH. Dropbear dapat di install pada server VPS CentOS maupun Debian/Ubuntu.

Langkah pertama : Install Dropbear
Untuk menginstall dropbear kita harus melakukan update, mengistall nano dan dropbear. Sebetulnya update dan install nano tidak diperlukan jika memang di sistem VPS nya sudah ada, tapi untuk jaga2 tidak ada salahnya dilakukan saja. Di terminal silakan ketikkan kode ini satu persatu:
apt-get update
apt-get upgrade
apt-get install nano
apt-get install dropbear
Langkah kedua : Mengatur Port SSH Dropbear
Port SSH yang biasa digunakan diantaranya Port 443 Port 143 Port 109 Port 80 Port 22, untuk mengaturnya silahkan ketik di terminal:
sudo nano /etc/default/dropbear
kemudian ubah bagian ini:
NO_START=1
DROPBEAR_PORT=22
DROPBEAR_EXTRA_ARGS=
Menjadi:
NO_START=0
DROPBEAR_PORT=443
DROPBEAR_EXTRA_ARGS="-p 143 -p 109"
Kemudian save, caranya tekan CTRL + O (write out). Jika diminta verifikasi tekan saja ENTER lalu ketik CTRL + X (untuk keluar)

Restart dropbear, caranya ketikkan:
sudo service dropbear restart
Untuk mengecek apakah settingan kita sudah berjalan atau belum silahkan ketik :
netstat -nlpt | grep dropbear
Langkah ketiga : Menambah, menghapus dan mengunci user
~ Menambah user
useradd -m -s /bin/false nama_user
~ Memberi password user
passwd nama_user
 ~ Cek user yang sudah ditambah
cat /etc/passwd | grep home
Jika user yang ditambahkan belum bisa login dari bitvise, maka tambahkan perintah berikut:
echo "/bin/false" >> /etc/shells
~ Menghapus user
userdel nama_user
~ Mengunci user
passwd -l nama_user

Note : Artikel ini hanya sebagai arsip online, jika ada pertanyaan seputar instalasi dropbear di atas silahkan tanya mastah2 di bawah ini saja :D

Source : Faslover | UniXStory | Kang Ismet

***
Comments
3 Comments

3 komentar :

  1. tq gan udah maen, btw nggak direkomendasikan hapus openssh nanti klo ngga punya akses terminal mesin langsung/punya web panel bisa ngelock VPSnya klo salah sedikit. hehe
    punzme.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah makasih advice sm kunbalnya gan :D

      Hapus

Jika anda menyukai artikel di atas silahkan share atau tinggalkan komentar. Mohon maaf, untuk menghindari spam, komentar yang menyertakan live link akan dihapus.

Statistik